• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Auto width resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • red color
  • green color
Home arrow Peluang Investasi arrow Pertanian dan Palawija
Pertanian dan Palawija PDF Cetak E-mail

SEKTOR PERTANIAN DAN PALAWIJA

 

ImageSektor pertanian memberikan kontribusi yang besar dalam PDRB Kabupaten Utara Tahun 2005, yakni 37,18%. Lapisan tanah, topografi, dan iklim sangat cocok untuk bercocok tanam palawija dan tanaman pangan.

Kabupaten Bengkulu merupakan salah satu sentra produksi padi di Provinsi Bengkulu. Komoditas padi sawah dan padi ladang yang dikembangkan oleh para petani seluas 19.105 Ha dan 7.433 Ha dengan hasil produksi masing-masing sebesar  75.590 ton dan 14.383 ton.


 

ImagePemasaran hasil produksi masih dilakukan secara konvensional. Petani menjual gabah kering kepada para pedagang atau tengkulak dan selanjutnya dijual kembali kepada para pedagang-pedagang besar di Kota Bengkulu, Jambi, dan kota-kota lainnya

 

Jagung merupakan komoditas unggulan yang dapat dikembangkan. Permintaan jagung di pasar internasional terus meningkat seiring dengan trend meningkatnya produksi bahan bakar nabati, seperti bioetanol, dan naiknya konsumsi pakan ternak berbasis jagung.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengungkapkan stok jagung di pasar internasional tahun 2006 mengalami penurunan yang cukup tinggi yakni mencapai 33 juta ton dibandingkan tahun 2005.

ImageHarga jagung di pasar internasional melonjak mencapai 200 dolar AS per metrik ton atau naik sekitar 50 persen pada bulan Maret 2007.

 

Indonesia sebagai negara agraris belum dapat mencukupi permintaan jagung di pasar domestik. Tahun 2006 diperkirakan Indonesia mengimpor jagung sebesar 1,4 juta ton dari total kebutuhan nasional sebesar 12,4 juta ton.

Peluang ekspor jagung Indonesia terutama ke negara tetangga seperti Malaysia sebesar 2,5 juta ton, Taiwan 4,6 juta ton, Jepang 16 juta ton, Korea 8,5 juta ton, China sebanyak satu juta ton, Mesir 5,3 juta ton, Iran 2,3 juta ton, dan Arab Saudi 1,4 juta ton per tahun.

Potensi pengembangan komoditi jagung di Kabupaten Bengkulu Utara masih terbuka sangat lebar. Budidaya jagung masih dilakukan dalam skala kecil dengan luas lahan 1.422 Ha dan produksi sebanyak 4.287 ton.

 


ImageSalah satu Komoditas unggulan tahun 2007 adalah singkong yang harganya melonjak dari sekitar Rp250/Kg pada awal 2007 menjadi Rp600/Kg. Harga singkong kian meninggi setelah harga minyak dunia melonjak USD 100 per barel. Komoditas itu terutama diekspor ke Eropa sebagai bahan pembuat biofuel, Korea, China, dan Malaysia.

Budidaya singkong di Kabupaten Bengkulu Utara masih berpotensi karena karakteritik tanah dan iklim yang mendukung. Luas lahan dalam yang pembudidayaan singkong adalah 1.099 Ha dengan produksi sebesar 14.801 ton.

Berkembangnya industri pangan nasional, cabe merupakan salah satu bahan baku yang dibutuhkan secara berkesinambungan. Karena merupakan bahan pangan yang dikonsumsi setiap saat, maka cabe akan terus dibutuhkan seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk.

ImageDana yang dibutuhkan untuk menanam cabe pada areal lahan satu hektar pada umumnya yaitu sebesar Rp.34.000.000 lebih. Secara teoritis keuntungan yang diharapkanpun cukup proporsional, yaitu sekitar Rp.25.000.000 dalam tempo delapan bulan. Benefit Cost Ratio sebesar 1,75, yang berarti Rp.1,00 biaya yang diinvestasikan dalam budidaya cabe akan mendatangkan penerimaan sebesar Rp.1,75.

Komoditas jahe tak hanya sekedar dikenal sebagai bumbu masakan. Lebih dari itu, jahe bisa diolah menjadi pemberi aroma pada berbagai makanan, bahan baku dalam industri minuman, industri obat tradisional, minyak wangi, diolah menjadi asinan.

Beberapa negara  yang menampung hasil ekspor komoditas jahe dalam bentuk jahe segar adalah Malaysia, Hongkong, Jepang, Uni Emirat Arab, Singapura dan Saudi Arabia.

ImageHarga jual jahe gajah pada kondisi normal berkisar antara Rp4.500-Rp7.000/Kg. Benefit Cost Ratio sebesar 3,50, yang berarti Rp1,00 biaya yang diinvestasikan dalam budidaya jahe akan mendatangkan pendapatan sebesar   Rp3,50.

 
< Sebelumnya